Kabar membanggakan datang dari SMA  Telkom Shandy Putra Bandung,  sekolah yang berlokasi di Dayeuh Kolot Kabupaten Bandung ini baru saja menorehkan prestasi. Tatang Taryana sebagai Kepala SMA Telkom Shandy Putra Bandung berhasil menjadi Juara 1 Kepsek SMA Tingkat Nasional pada ajang Pemilihan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar dan Menengah Tingkat Nasional 2016,  yang diselenggarakan Kemendikbud pada 13-18 Agustus 2016 di Jakarta.

 Dengan prestasi ini pria kelahiran Ciamis, 3 April 1964 ini berhasil menjadi kepala sekolah terbaik dari lebih dari 12.500 SMA se-Indonesia. Kemenangan ini juga menjadi pembuktian, bahwa kualitas dan kompetensi tenaga kependidikan SMA swasta tidak kalah dibandingkan dengan sekolah negeri favorit. Tak hanya itu, diantara 821 insan pendidikan berprestasi se-Indonesia, Tatang termasuk dalam 40 orang terpilih yang  berkesempatan hadir sebagai tamu kehormatan untuk mengikuti pidato kenegaraan Presiden RI Joko Widodo di Gedung MPR DPR pada 16 Agustus 2016.

 Usai tiba di Bandung, Tatang didampingi Direktur Primary & Secondary Education Rina D. Pasaribu dan jajarannya bersilaturahim dengan Ketua Yayasan Pendidikan Telkom (YPT)  Dwi S. Purnomo guna menyampaikan prestasinya tersebut. Dwi S. Purnomo sangat mengapresiasi prestasi yang telah diraih oleh Tatang. Terlebih tak hanya mengangkat nama sekolah dan Yayasan tapi juga mengharumkan nama PT Telkom dan Pemda Provinsi Jawa Barat. 

Menurutnya tak mengherankan jika Tatang dapat meraih prestasi ini, terlebih jika melihat sosoknya dia memiliki prasyarat untuk menjadi juara. Dalam unsur 3C yang terdiri dari Character, Competence, Collaboration. Nilai Character pada diri Tatang sangatlah kuat, hal ini tentunya menjadi modal yang sangat baik untuk menjadi Kepala Sekolah terbaik.

 “Selamat atas prestasi Bapak sebagai Kepala Sekolah Berprestasi tingkat Nasional. Prestasi ini tentunya telah mengharumkan dan mengangkat nama baik SMA Telkom Sandhy Putra Bandung,  YPT dan PT. Telkom. Prestasi ini juga tentunya jadi kebanggaan Jawa Barat,”katanya.

 Tema Presentasi ICT

Dalam presentasinya, Tatang mengangkat tema “Peningkatan Kemampuan ICT Guru Melalui Pola Pembinaan (AHA) Accompaniment,Habit & Application Di SMA Telkom Shandy Putra Bandung”.  Sebagai sekolah berbasisi ICT, maka seluruh elemen sekolah harus dapatmenguasai dan menggunakan ICT, baik dalam pembelajaran maupun dalam pengelolaan administrasi sekolah

 “ICT bukan lagi hal asing di sekolah kami, namun masih ada guru yang belum menguasainya. Ini menjadi pekerjaan rumah kami untuk melanjutkan penelitian dan mencapai target, bahwa seluruh guru sudah menguasai ICT,” penjelasan kepsek yang dikenal santun oleh yayasan ini

Diakui Tatang tak mudah untuk meraih prestasi ini, jalan panjang harus dilalui oleh bapak dari dua anak ini sebelum berlaga di ajang nasional.  Setelah memenangkan Kepela Sekolah berprestasi Tingkat Kabupaten bandung, Tatang melanjutkan ke tingkat Jawa Barat dan menjuarai tingkat ini hingga menjadi wakil jawa Barat di ajang yang sama di tingkat nasional.

“Tentunya bukan prestasi yang mudah diraih, dalam prosesnya ini saya harus bersaing dengan wakil-wakil terbaik dari seluruh provinsi di Indonesia. Alhamdulilah dengan bimbingan dan dukungan semua pihak, saya bisa memenangkannya,”jelas pria yang murah senyum ini.

Dibalik gelar juaranya, sebetulnya kata Tatang ada nilai yang ingin dibagikannya. Dimana dia ingin menjadi motivasi bagi seluruh elemen khususnya di sekolahnya dan umumnya seluruh Telkom Schools. Baik itu, guru maupun siswa-siswanya, sehingga mereka terpacu untukberprestasi di bidangnya masing-masing.

“Untuk menciptakan anak dan guru yang berprestasi, kepala sekolah harus berprestasi juga. Berikan mereka contoh, jadilah role model. Inilah cara terbaik untuk mengajarkan anak dan membimbing guru. Semakin kita berprestasi saya ingin semakin bermanfaat bagi lebih banyak orang,”pungkasnya. (DPSE)

Leave a Reply

Your email address will not be published.