Dunia maya telah berhasil menggeser kebiasaan orang tua dalam mencarikan sekolah bagi putra-putrinya. Seperti mencari hotel orang tua tinggal searching sekolah via internet maka muncul nama-nama sekolah tinggal pilih.  Beberapa orang tua dulu memilih sekolah favorite atau sekolah yang terkenal namun sekarang di internet semua data tersedia bahkan dengan mudah orang tua bisa membandingkan informasi untuk memilihnya dari lokasi, jarak, jumlah siswa, akreditasi, pembelajaran ataupun biayanya.

Perilaku konsumen sekolah dapat dipridiksi seperti itu, lantas bagaimana trik sekolah agar bisa menjadi perhatian konsumen atau orang tua yang akan menyekolahkan anaknya.  Johan Wahyudi Direktur EDU Training Centre dan Penulis Buku menyampaikan cara sekolah menarik perhatian siswa atau orang tua beragam dari mencuri start, pemberian hadiah, sistim makelar. (baca selengkapnya di www.kompasiana.com/johanmenulisbuku/cara-cara-gila-mencari-siswaPenerima

Bagaimana dengan Telkom Schools?  Memahami bahwa tidak semua sekolah Telkom Schools adalah sekolah Favorite maka jauh-jauh sebelum jadwal telah menyusun strategi dan mendorong sekolah untuk sosialisasi Panitia Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).  Sukses PPDB harus harus dipersiapkan dari sebelumnya seperti nasehat Dir PSE kepada jajarannya “Persiapkan segala sesuatunya agar hasilnya optimal”.

Sejalan dengan itu Yayasan Pendikan Telkom menggelar Pelatihan Integrated Maketing Telkom Schools untuk mempersiapakan dan membekali para Panitia Penerimaan Peserta Didik Baru  (PPDB) mencapai targetnya.  Pelatihan ini  berlangsung di Solo dari mulai tanggal 28 Februari hingga 2 Maret 2018 dihadiri oleh para panitia PPDB SMP, SMA dan SMK Telkom. Pelatihan ini dibuka oleh Januari K Baskoro – VP Secondary and Vocational Education yang menyampaikan agar peserta dapat full interactive dan dapat menggali ilmu sebanyak-banyaknya serta belajar dari pembahasan yang disampaikan oleh para pemateri. Dalam Pelatihan ini juga dilaksanakan  rapat  koordinasi untuk mempersiapkan program promosi PPDB.  Suasana diarahkan untuk terjadi  diskusi dan sharing baik antar panitia maupun pakar dan praktisi marketing, praktisi pengguna IT, dosen maupun  Kepala Sekolah  yang seluruhnya merupakan nara sumber yang dimiliki oleh Yayasan Pendidikan Telkom.

Hari pertama para peserta rapat telah diajak untuk berdiskusi mengenai implementasi Digital Marketing untuk Sekolah dengan pemateri Bapak Alfi Pangestiawan. Pada hari ke-2 peserta dikenalkan dengan lingkungan makro, analisis kompetisi dan consumen behavior. Juga dibahas bagaimana mengelola media sosial dan membangun koneksinya agar efektif untuk sukses PPDB juga berdiskusi masalah mengenal segmen target, mengelola tim marketing dan strategi mengelola kerjasama. Pada hari ke-2 ini Direktur PSE  Yayasan Pendidikan Telkom juga menyampaikan materi memperkuat nara sumber yang datang dari Telkom University.

Pada hari ke-3  selain dibahas Optimalisasi penggunaan media sosial & media on line lainnya. Juga dilaksanakan diskusi untuk merumuskan Program Promosi Marketing Telkom Schools. Tahun Ajaran 2018/2019 Telkom Schools memiliki target 3.945 siswa dan sampai dengan hari ini baru tercapai 24%. Langkah ini diharapkan akan dapat menggenjot perolehannya yang 76% lagi. Semoga berhasil. Aamiin. (BR)

Leave a Reply

Your email address will not be published.