Kebutuhan  Tenaga Kerja di Sektor Industri

Dunia industri saat ini membutuhkan  tenaga kerja yang terampil dan kompeten.  Sejalan dengan peningkatan daya saing dan nilai tambah produk yang dihasilkan agar diminati pasar.  Sektor industri merupakan motor penggerak utama dalam mendorong pertumbuhan negara.  Yayasan Pendidikan Telkom (YPT) sebagai lembaga yang bergerak dalam bidang pendidikan dan memiliki  10 SMK bekerja sama dengan Huawei dalam bidang pemanfaatan lulusan dan  pendidikan tenaga kerja.

Kebutuhan tenaga kerja dalam industri telah dijawab oleh pemerintah dengan mengembangkan program pendidikan dan  pelatihan vokasi untuk mencetak SDM industri berbasis kompetensi. Banyak sektor industri melalui perusahaan asing yang ada di Indonesia memfasilitasi pelaksanaan pengembangan tenaga kerja ini contohnya seperti Huawei.

Pagi tadi bertempat di Balai Kartini Jakarta telah ditandatangani  MOU  antara  YPT dengan Huawei untuk program pelatihan bagi siswa-siswi SMK. Acara ini melibatkan 3 (tiga) kementrian yaitu  Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementrian Tenaga Kerja, Kementrian Komunikasi & Informasi.  Dalam sambutannya Menteri Komunikasi dan Informasi mengharapkan para lulusan SMK memiliki ketrampilan bahasa yang lebih sehingga diharapkan tidak hanya menguasai bahasi Inggris namun juga bahasa mandarin.

Selain CEO Huawei, YPT juga berkesempatan menyampaikan sambutan.  Ketua YPT yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Dr. Ir. Rina  D.  Pasaribu, M.Sc. menyampaikan bahwa melalui  Program Smart Gen, siswa mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan pelatihan dan sertifikasi dari PT. Huawei.

Selain program ini sangat bermanfaat bagi sekolah, karena akan menjadi pembekalan yang berarti bagi siswa yang akan terjun ke dunia kerja, mereka  juga mendapatkan kesempatan untuk bekerja di perusahaan yang menjadi mitra PT. Huawei setelah mengantongi sertifikasi PT. Huawei.

 

Program Smart Gen & Nawacita

Lebih luas lagi, Program SmartGen mampu meningkatkan kompetensi lulusan dan meningkatkan serapan lulusan ke industri.  Ini tentunya menjadi berita baik bagi penyelenggara layanan pendidikan vokasi, ditengah persaingan lulusan vokasi yang ketat, melalui program ini akan lebih banyak lagi lulusan SMK yang dinantikan oleh industri.

Link&match dengan industri sangatlah penting, sehingga kurikulum yang diberlakukan di sekolah sejalan dengan kebutuhan industri saat ini. Program Smart Gen ini mampu menjembatani kesenjangan antara apa yang dipelajari di sekolah dan kebutuhan industri.  Kami mengapresiasi setinggi-tingginya pada PT. Huawei yang memberikan perhatian yang besar pada pengembangan pendidikan vokasi di tanah air.

Kerjasama ini juga menjadi komitmen seluruh pihak, baik itu lembaga pendidikan maupun industri untuk berperan serta mengembangkan pendidikan dan meningkatkan kualitas lulusan vokasi di Indonesia.

Hal ini juga mendukung nawacita pemerintahan Presiden Jokowi yang memfokuskan perhatian pada pengembangan pendidikan vokasi. Salah satu fokusnya adalah pada kompetensi termasuk kompetensi lulusan. Dengan penguatan pendidikan vokasi maka dapat memperkuat daya saing bangsa ditengah persaingan global yang menghadang di depan.

Yayasan Pendidikan Telkom sebagai lembaga pendidikan yang fokus pada pendidikan ICT berkomitmen untuk menyelenggarakan layanan pendidikan berkualitas. YPT mengelola pendidikan formal dari hulu hingga hilir di seluruh lndonesia sebanyak 48 sekolah, dari tingkat PAUD, SD, SMP, SMA/ SMK, hingga 3 (tiga) perguruan tinggi yang terdiri dari Telkom University, Institut Teknologi Telkom Purwokerto (ITTP), dan Akademi Telkom Jakarta. Pengembangan pendidikan dilakukan melalui Kawasan Pendidikan Telkom, yang telah hadir di beberapa kota seperti Bandung, Purwokerto dan Makassar.

Semoga kerjasama ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya, sehingga semakin memperkuat pendidikan vokasi di Indonesia. Kami dengan tangan terbuka siap menjalin kerjasama-kerjasama berikutnya, untuk mewujudkan pendidikan vokasi yang lebih baik, melahirkan generasi-generasi terampil Indonesia. SMK bisa, SMK luar biasa. (BR)

Sumber : info dari SMK Jakarta dan Sambutan Dir PSE mewakili Ketua YPT.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.