Imunisasi Campak & Rubella  di SMP Telkom Bandung

Dalam rangka mensukseskan program nasional tentang  imunisasi campak dan rubela bagi anak usia 9 bulan sampai dengan 15 tahun. SMP Telkom Bandung merupakan titik sasaran pelaksanaan imunisasi campak dan rubela. Kegiatan ini berlangsung pada hari ini (15 Agustus 2017) di sekolah yang terletak di Jl. Radio Palasari Dayeuhkolot  Kabupaten Bandung. Menurut Kepala Sekolah – Alit Munawar Holil bahwa jumlah siswa SMP yang diimunisasi ada 760 siswa terdiri dari kelas 7,8 dan 9 dilaksanakan oleh Puskesmas Kec. Dayeuhkolot.

Seperti dirilis di Pikiran Rakyat.Com pada 27 Juli 2017, setelah  Dinas Kesehatan,Bandung  melakukan Kampanye Imunisasi Vaksin MR, maka Dinas Kesehatan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan di Bandung menyelenggarakan imunisasi campak dan rubela di sekolah-sekolah. Dengan sasaran bayi usia 9 bulan hingga remaja usia 15 tahun. Untuk pelaksanaan imunisasi ini Dinas Kesehatan Jawa Barat telah mengalokasikan sebanyak 156 orang dokter, perawat sebanyak 347 orang, bidan sebanyak 376 orang, tenaga kesehatan lainnya sebesar 585 org dan akan ada supervisi sebanyak dari 278 orang serta   melibatkan  kader kesehatan untuk menjemput sasaran yg sulit menjangkau tempat  Imunisasi sebanyak  11.396 orang, sedangkan untuk tempat pelaksanaan disiapkan 652 PAUD, 649 TK, 378 SD, 279 SMP dengan  total lokasi pelaksaan bulan Agustus 2017 sebanyak 2.290 titik.

 

Apa dan Bagaimana Imunisasi Campak & Rubela

Mungkin belum banyak yang tahu mengenai campak dan rubella ini. Berikut 12 pertanyaan seputar imunisasi campak dan rubella seperti dikutip dari  motherandbaby.co.id :

1. Apakah penyakit Campak Rubella?

Campak dan Rubella adalah penyakit infeksi menular melaui saluran nafas yang disebabkan oleh virus. Anak dan orang dewasa yang belum pernah mendapat imunisasi Campak dan Rubella atau yang belum pernah mengalami penyakit ini beresiko tinggi tertular.

2. Apa bahaya dari penyakit ini?

Campak dapat menyebabkan komplikasi yang serius seperti diare, radang paru peunomia, radang otak (ensefalitis), kebutaan, gizi buruk dan bahkan kematian. Rubella biasanya berupa penyakit ringan pada anak, akan tetapi bila menulari ibu hamil pada trimester pertama atau awal kehamilan, dapat menyebabkan keguguran atau kecacatan pada bayi yang dilahirkan.

3. Seperti apa gejala penyakit Campak dan Rubella?

Gejala penyakit Campak adalah demam tinggi, bercak kemerahan pada kulit disertai dengan batuk, pilek dan mata merah (konjungtivitis). Gejala penyakit Rubella tidak spesifik bahkan bisa tanpa gejala. Gejala umum berupa demam ringan, pusing, pilek, mata merah dan nyeri dan persendian. Mirip gejala flu.

 

4. Bagaimana agar terlindung dari penyakit Campak dan Rubella?

Tidak ada pengobatan untuk penyakit Campak dan Rubella namun penyakit ini dapat dicegah. Imunisasi dengan vaksin MR adalah pencegahan terbaik untuk penyakit Campak dan Rubella. Satu vaksin mencegah dua penyakit sekaligus. 

5. Apakah vaksin MR?

Vaksin MR adalah kombinasi vaksin Campak atau Measles (M) dan Rubella (R) untuk perlindungan terhadap penyakit Campak dan Rubella. 

6. Apakah Vaksin MR aman?

Vaksin yang digunakan telah mendapat rekomendasi dari WHO dan izi edar dari Badan POM. Vaksin MR persen efektif untuk mencegah penyakit Campak dan Rubella.Vaksin ini aman dan telah digunakan di lebih dari 141 negara di dunia.

7. Siapa saja yang harus mendapatkan Imunisasi MR?

Imunisasi MR diberikan untuk semua anak usia 9 bulan sampai dengan kurang dari 15 tahun selama kampanye imunisasi MR. Selanjutnya, imunisasi MR masuk dalam jadwal imunisasi rutin dan diberikan pada anak usia 9 bulan, 18 bulan, dan kelas 1 SD/sederajat menggantikan imunisasi Campak.

8. Apakah imunisasi MR memiliki efek samping?

Tidak ada efek samping dalam imunisasi. Demam ringan, ruam merah, bengkak ringan dan nyeri di tempat suntikan setelah imunisasi adalah reaksi normal yang akan menghilang dalam 2-3 hari. Kejadian ikutan pasca imunisasi yagn serius sangat jarang terjadi.

9. Apabila anak telah diimunisasi Campak, apakah perlu mendapat imunisasi MR?

Ya, untuk mendapat kekebalan terhadap Rubella. Imunisasi MR aman bagi anak yang telah mendapat 2 dosis imunisasi Campak. 

10. Apakah perbedaan vaksin MR dan MMR?

Vaksin MR mencegah penyakit Campak dan Rubella. Vaksin MMR mencegah penyakit Campak, Rubella dan Gondongan.

 

11.Mengapa yang diberikan adalah vaksin MR bukan MMR?

Saat ini pemerintah memprioritaskan pengendalian Campak dan Rubella karena bahaya komplikasinya yang berat dan mematikan.

12. Apabila anak telah mendapat imunisasi MMR, apakah masih perlu mendapat imunisasi MR?

Ya. Untuk memastikan kekebalan penuh terhadap penyakit Campak dan Rubella. Imunisasi MR aman diberikan kepada anak yang sudah mendapat vaksin MMR.

Semoga membantu yang membutuhkan (rin)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.